Konsep Keunggulan Kompetitif
Konsep keunggulan kompetitif dari produk, meliputi harga, kualitas, kemasan serta biaya produksi
Harga
Tingkat pembelian dapat dipengaruhi oleh penentuan harga jual suatu produk. Harga memang identik dengan kualitas produk. Akan tetapi sekalipun kualitas produk baik bila harga yang ditawarkan terlampau tinggi juga akan membuat perusahaan kesulitan untuk melakukan penjualan. Maka dari itu perusahaan harus mencoba menawarkan beragam produk dengan kualitas yang baik serta aman untuk digunakan oleh konsumen dengan harga yang terjangkau.
kemasan
Dalam membeli sebuah produk umumnya orang akan melihat apakah kemasan akan sebuah produk itu menarik atau tidak. Bentuk kemasan yang menarik dan unik akan berdampak terhadap peningkatan penjualan dan pendapatan bagi perusahaan. Selain itu penggunaan kemasan yang aman juga sangat diperlukan agar kualitas produk tetap terjaga.
Kualitas Produk
Kualitas produk adalah salah satu faktor penting yang diyakini menjadi alasan kesuksesan dari perusahaan. Oleh karena itu mereka berusaha berkomitmen untuk menggunakan bahan baku yang layak dan sesuai untuk digunakan dalam membuat produk. Penggunaan bahan-bahan yang baik dan layak ini menghindarkan konsumen dari berbagai efek samping yang buruk. Selain itu proses yang baik dan bersih dalam memproduksi produk juga menjadikan produk lebih berkualitas.
Biaya Produksi
Teori biaya produksi didasarkan dengan adanya penetapan dari harga atau proses produksi yang menyebabakan biaya lebih rendah dari pada proses produksi pesaing lainnya. Biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk proses produksi lebih rendah bukan berarti akan mengurangi keuntungan atau profit, melainkan untuk meningkatkan citra baik dalam etika berbisnis.
Ciri-ciri pasar potensial dengan pendekatan permintaan dan penawaran
Pendekatan Permintaan
Pendekatan permintaan merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui bagaimana kondisi dan potensi yang dimiliki pasar. Seperti kita tahu permintaan konsumen akan suatu brang dan jasa tidak ada habisnya, untuk itu sebagai seorang pebisnis harus jeli melihat kebutuhan yang diinginkan konsumen. Permintaan konsumen tersebut dapat dilihat dari kebutuhan, jumlah konsumen, serta target pasar yang akan dibidik.
Pendekatan Penawaran
Pendekatan penawaran ini diawali dengan kemampuan yang dimiliki seorang pengusaha untuk dapat memproduksi suatu produk. Saat produk yang diproduksi telah siap dan pantas ditawarkan kepada masyarakat, maka langkah selanjutnya yakni mencari pasar yang sesuai dengan target kita. Pada pendekatan penawaran ini kita harus mengetahui siapa target pasar kita, kualitas dan kelebihan produk yang kita miliki dibandingkan produk pesaing, apa kelebihan produk kita, sehingga pada akhirnya kita akan mengetahui tingkat persaingan usaha yang kita jalankan.
Bagaimana ciri dan teknis dalam menentukan ceruk pasar
Ceruk pasar (Niche Market) merupakan suatu pasar dengan segmen kecil yang lebih sedikit pesaingnya dibandingkan dengan pasar secara keseluruhan. Ceruk pasar sendiri terdiri atas sekelompok konsumen yang berada didalam pasar luas dan memiliki kesamaan demografis, perilaku membeli, gaya hidup.
Ciri-Ciri Ceruk Pasar:
• Berspesialisasi secara geografis.
• Perusahaan sebagai daya beli dan ukurannya cukup besar agar mendapatkan keuntungan.
• Memiliki potensi untuk berkembang.
• Memiliki keterampilan dan sumberdaya yang memadai untuk memenuhi kebutuhan pada ceruk pasar secara efektif.
• Mampu mempertahankan diri dari pesaing besar
Teknis dalam menentukan ceruk pasar dapat dilihat sebagai berikut:
Mengidentifikasi ketertarikan konsumen.
Kita harus menganalisis produk yang akan dipilih dengan melihat terlebih dahulu sesuai dengan kebutuhan para konsumen.
Menawarkan produk atau layanan yang unik.
Apabila kita ingin menjual sesuatu, sebaiknya memilih produk tanpa pesaing yang banyak karena hal ini akan memudahkan kita dibandingkan ketika memilih produk dengan banyak pesaing yang sejenis. Jika kita mampu menghasilkan ide bisnis yang unik, hal ini akan memudahkan kita dikemudian hari.
Melakukan riset pada pesaing.
Dalam hal ini kita melakukan analisis secara menyeluruh terhadap para pesaing dengan melihat apakah produk yang akan kita jual masih memiliki peluang dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
Pastikan ceruk pasar yang dipilih dapat memberi profit yang besar.
Sebelum memulai usaha kita harus mengetahui profit apa yang didapatkan supaya usaha yang dijalankan akan berjalan dengan baik.
Lakukan uji coba pada ide yang sudah dibuat.
Setelah kita menentukan semua, selanjutnya kita melakukan uji coba pada produk yang dipilih dengan memasarkannya. Apabila pada uji coba tersebut tidak sesuai harapan, maka kita harus memasarkannya dengan cara yang unik supaya menarik perhatian konsumen.
Ciri-ciri produk yang marketable untuk ekspor
Produk yang unik
Memiliki keunggulan produk
Memiliki daya saing
Produk yang limited
Produk yang berkualitas dan tahan lama( awet)
Produk yang memiliki banyak permintaan
Komentar
Posting Komentar