Pemanfaatan Komoditas

KOMODITAS PERTANIAN

         Komoditas pertanian dapat diartikan suatu produk hasil budidaya pertanian dalam lingkup yang luas, yakni tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, agroforestri, peternakan, perikanan yang diperdagangkan guna memperoleh keuntungan yang besar. Produk pertanian juga biasanya merupakan hasil dari suatu budidaya, tetapi ada juga yang tidak, yakni produk perikanan hasil tangkapan laut dan produk kayu, rotan, serta sumberdaya lain yang diambil dari hutan.K egiatan mengambil kayu darj hutan biasa di sebut dengan eksplorasi

        Perbedaan antara budidaya dan eksplorasi sendiri adalah budidaya merupakan kegiatan memproduksi hasil dari pertanian, peternakan, dan agroforestri baik secara modern(agribisnis) maupun secara konvensional(subsisten). Sedangkan eksplorasi dapat diartikan dengan hanya kegiatan penangkapan dan pengambilan hasil sumberdaya alam dari lautan maupun hutan.

Kegunaan komoditas
A. Komoditas pokok dan komoditas sampingan

 1.Komoditas pokok adalah produk utama Pertanian dari pembudidayaan kegiatan pertanian. Komoditas pokok biasanya langsung dapat diperdagangkan setelah panen, baik itu dalam bentuk segar(buah-buahan,sayuran) maupun dalam bentuk produk yang sudah diolah menjadi barang setengah jadi(beras,kopi,teh).

 2.Komoditas sampingan adalah produk pertanian yang secara tidak langsung dapat dihasilkan dan dimanfaatkan dari kegiatan pembudidayaan pertanian. Misal, jerami merupakan bahan pakan ternak yang merupakan komoditas sampingan dari pemudidayaan tanaman padi.
B. Komoditas strategis dan komoditas ekonomis

 1. Komoditas strategis adalah suatu produk pertanian yang bisa mempengaruhi dalam sektor lain. Termasuk sektor politik dan terlebih lagi sektor industri. Misalkan bahan pokok seperti beras dan gandum, kelangkaan beras dan gandum pastinya akan mengakibatkan harga tinggi, dan juga akan mengakibatkan krisis politik dari suatu pemerintahan. 
 2. Komoditas ekonomis adalah produk pertanian yang menjadi andalan pendapatan bagi suatu institusi, pemerintahan negara, serta menjadi tumpuan pendapatan bagi sebgaian besar masyarakatnya, di indonesia sendiri dapat berupa komoditas tanaman pertanian padi. 
B. Komoditas yang paling menguntungkan
    Adalah komoditas yang bisa dibudidayakan dengan biaya produksi yang rendah(efisiensi biaya) dalam jangka waktu yang pendek(efisiensi waktu) dan dengan hasil yang optimal(efektifitas kerja dan lahan), serta harga jual di pasar yang tinggi dengan peluang penjualan di pasar yang masih longgar. Adapun tanaman yang cukup menguntungkan untuk diproduksi dan dibudidayakan dapat berupa tanaman singkong, ubi jalar, padi, dan jagung. komoditas tersebut dapat menguntungkan jika dapat memenuhi kriteria efisiensi biaya, waktu, efektifitas kerja dan lahan, harga jual yang lebih tinggi dari biaya,serta permintaan dari pasar lebih besar dari pada pasokan yang ada.
        Komoditas yang menguntungkan tidak dapat diukur dengan harga yang tinggi jika biaya pembudidayaannya juga masih tinggi. Karena perkembangan zaman yang maju, dengan adanya perkembangan ilmu dan teknologi. Terdapat komoditas-komoditas yang keuntungannya dianggap spektakuler seperti jangkrik, mengkudu, dan mahkota dewa yang menghebohkan masyarakat. Komoditas tersebut hanya poluler karena diberitakan oleh media massa. Namun keuntungannya belum tentu besar seperti yang diberitakan. Karena sifat publik yang selalu tertarik pada hal-hal unik, spektakuler, dan menghebohkan. Sifat publik inilah yang dapaf dijadikan peluang dan dimanfaatkan oleh media massa untuk bisnis komoditas tersebut.
      Jika ada komoditas yang populer,ada juga komoditas yang tidak populer karena tidak pernah diberitakan media massa. Komoditas itu belum tentu merupakan komoditas yang tidak penting,seperti halnya nilam, kapulaga, tengkawang adalah komoditaa yang sangat penting, tetapi kurang dikenal oleh masyarakat karena jarang diberitakan oleh media massa dan menjadi tidak populer. Adapun komoditas yang tidak populer padahal sangat dikenal oleh masyarakat. Misal, kacang hijau, wijen, cincau,meskipun komoditas ini dikonsumsi dimana-mana dan dikenal luas oleh seluruh lapisan masyarakat, namun masyarakat tidak terlalu tahu sosok tanaman penghasil komoditas ini.
   Jadi sebelum kita membudidayakan suatu komoditas kita harus memperhatikan dan memilih komoditas apa yang cocok untuk dibudidayakan di lingkungan kita. Memilih komoditas yang menguntungkan dari segi ekonomis dan strategis dari komoditas pokok dan komoditas sampingan.  Memanfaatka  perkembangan imlu dan teknologi untuk proses dari hulu sampai hilir pemasaran produknya supaya memiliki hasil yang optimal.

Semoga bermanfaat untuk semuanya dan dapat berbagi ilmu, jangan lupa comment dan like nya supaya dapat menjadi lebih baik lagi.

Sumber
Rahardi. 2004.kiat memilih komoditas agro. Surabaya:agromedia pustaka


Komentar

  1. Semangat dan terus berjuang memajukan pertanian di Indonesia

    BalasHapus
  2. Assalamualaikum

    Saya mau tanya kan di makalah di sebutkan bahwa ada komoditas populer di karenakan di post oleh sosmed padahal belum mengetahui kelebihannya, lalu bagaimana cara kamu agar masyarakat mengetahui sebuah komoditas yang memiliki suatu kelebihan atau suatu keuntungan yang besar tanpa memopulerkan lewat sosmed?? ?

    BalasHapus
  3. Typo nya diperbaiki lagi ya gaes, maluuu kalau sudah d post tapi masih ada typo es: komoditaa

    Oiya aku bingung mau komen apa

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer